SMPN 2 Palengaan kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang mencintai kearifan lokal melalui kegiatan kokurikuler bertajuk "Abang Jawara" (Aku Bangga Jadi Warga Madura). Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk implementasi kurikulum yang tidak hanya terpaku di dalam kelas, tetapi terjun langsung ke akar sejarah dan budaya leluhur.
1. Menelusuri Jejak Sejarah di Museum Mandilaras
Perjalanan diawali dengan mengunjungi Museum Mandilaras di Pamekasan. Di sini, para siswa diajak untuk melihat lebih dekat berbagai artefak dan peninggalan sejarah yang menjadi bukti kejayaan masa lalu bumi Gerbang Salam. Kunjungan ini bukan sekadar wisata, melainkan proses observasi di mana siswa belajar menghargai setiap detail peninggalan sejarah sebagai identitas diri mereka sebagai warga Madura.
2. Menyelami Kemegahan Tradisi di Museum Karaton Sumenep
Eksplorasi berlanjut menuju Museum Karaton Sumenep. Keagungan arsitektur dan koleksi benda pusaka di Karaton memberikan wawasan mendalam bagi siswa mengenai tata krama, sistem pemerintahan tradisional, dan tingginya nilai seni budaya Madura. Interaksi langsung dengan objek sejarah ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan keinginan untuk menjaga warisan budaya yang tak ternilai harganya.
3. Integrasi Karakter dan Literasi
Kegiatan "Abang Jawara" ini menjadi laboratorium nyata bagi siswa untuk:
Membangun Kemandirian: Siswa belajar mengelola waktu dan tanggung jawab selama perjalanan kelompok.
Mengasah Literasi Budaya: Melalui pencatatan dan pengamatan, siswa memperkaya pengetahuan mereka tentang sejarah lokal yang seringkali tidak ditemukan secara detail di buku teks.
Memperkuat Identitas: Sesuai dengan slogan "Aku Bangga Jadi Warga Madura", kegiatan ini berhasil menanamkan rasa percaya diri pada siswa akan jati diri daerahnya.
0 Komentar