Palengaan, 2 Mei 2026 — Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama SMP Negeri 2 Palengaan saat seluruh warga sekolah berkumpul untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Dengan mengusung semangat Merdeka Belajar, kegiatan tahun ini tampil berbeda melalui perpaduan antara upacara formal yang disiplin dan festival kuliner yang meriah.
Upacara Bendera: Meneladani Spirit Ki Hadjar Dewantara
Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan upacara bendera. Seluruh jajaran guru dan staf mengenakan pakaian adat tradisional, menambah kekentalan nuansa budaya dalam perayaan ini. Dalam amanatnya, Pembina Upacara menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan dan peran aktif siswa dalam menentukan masa depan mereka sendiri melalui kemandirian belajar.
Pengibaran bendera Merah Putih berjalan dengan sangat sempurna, diiringi lagu kebangsaan yang membangkitkan rasa nasionalisme bagi setiap peserta yang hadir.
Bazar Jajanan Tradisional: Karya Nyata Siswa
Sesaat setelah upacara usai, suasana lapangan berubah menjadi pusat kreativitas melalui Bazar Jajanan Tradisional. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), di mana para siswa dari setiap kelas unjuk gigi menampilkan hasil karya kuliner mereka.
Berbagai sajian lokal yang otentik dan lezat tersaji rapi di meja-meja bazar, di antaranya:
- Kue-kue tradisional hasil olahan tangan siswa.
- Minuman khas daerah yang segar dan menyehatkan.
- Jajanan pasar yang dikemas secara modern tanpa meninggalkan cita rasa asli.
Mengasah Jiwa Wirausaha
Bazar ini bukan sekadar ajang jual-beli. Di balik keriuhan tersebut, para siswa belajar tentang manajemen waktu, kolaborasi tim, hingga strategi pemasaran sederhana. Antusiasme terlihat jelas saat para guru dan sesama siswa saling mencicipi dan membeli produk karya rekan-rekan mereka.
"Peringatan Hardiknas tahun ini adalah bukti bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas. Melalui bazar ini, siswa kami menunjukkan bahwa mereka mampu berkarya, berinovasi, dan melestarikan budaya lokal lewat kreativitas kuliner," ujar salah satu koordinator kegiatan.

0 Komentar