Selamat Datang di SMP Negeri 2 Palengaan - Sekolah Penggerak

PELAKSANAAN TKA 2026

 


Pelaksanaan tes tahun ini tercatat berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan sesuai dengan harapan pihak sekolah maupun orang tua siswa. Keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan oleh panitia pelaksana, mulai dari kesiapan teknis ruang ujian hingga distribusi naskah soal yang tepat waktu.

Beberapa poin utama yang menjadi catatan keberhasilan TKA kali ini antara lain:

  • Kedisiplinan Siswa: Kehadiran siswa mencapai 100% dengan tingkat kepatuhan terhadap tata tertib yang sangat baik.

  • Kesiapan Sarana: Fasilitas pendukung ujian berfungsi optimal tanpa kendala teknis yang berarti.

  • Integritas Tinggi: Suasana ujian berlangsung tenang dan jujur, mencerminkan nilai karakter yang selama ini ditanamkan di SMPN 2 Palengaan.

Apresiasi dan Harapan ke Depan

Kepala Sekolah SMPN 2 Palengaan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru, pengawas, dan staf tata usaha yang telah bekerja keras memastikan lingkungan ujian yang nyaman bagi para siswa.

"Kesuksesan TKA ini bukan hanya soal nilai di atas kertas, melainkan bukti bahwa sinergi antara guru, siswa, dan sistem pendidikan di sekolah kita berjalan dengan harmonis. Kami optimis hasil yang dicapai siswa akan memuaskan dan mencerminkan kualitas pendidikan kami," pungkas beliau di akhir pelaksanaan tes, Rabu (8/4).

TKA bertujuan :

1.    Memperoleh informasi capaian akademik Murid yang terstandar untuk keperluan seleksi akademik.

2.    Menjamin pemenuhan akses Murid Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal terhadap penyetaraan hasil belajar;

3.    Mendorong peningkatan kapasitas pendidik dalam mengembangkan penilaian yang berkualitas; dan

4.    Memberikan bahan acuan pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan.  

Agar pelaksanaan TKA berjalan dengan baik, diperlukan persiapan yang matang melalui kegiatan gladi (simulasi) dan pelaksanaan utama. Gladi dilaksanakan untuk memastikan kesiapan seluruh komponen, baik peserta, panitia, maupun sarana prasarana yang digunakan. Dengan demikian, potensi kendala teknis dapat diminimalisir pada saat pelaksanaan sebenarnya.





0 Komentar